Mobile Menu

navigasi

More News

Pendiri antivirus McAfee ditemukan bunuh diri di penjara

16.40


 

Gawai.co.id - Kabar tak terduga menyelimuti dunia teknologi dunia, seorang pengenmbang antivirus terkenal, John McAfee ditemukan bunuh diri di penjara daerah Barcelona.

 

John McAfee memutuskan untuk meregang nyawa sendiri di penjara Barcelona diduga akibar keputusan pengadilan Spanyol yang akan mengekstradisi dirinya ke Amerika Serikat. Sebelum kematiannya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Tim pengacaranya juga berencana banding.

 

McAfee yang mendirikan perusahaan antivirus yang terkenal atas nama dirinya sendiri mengungkapkan bahwa dirinya akan ‘habis’ jika keputusan pengadilan mengekstradisi dirinya ke negeri paman sam tersebut.

 

"Jika saya diekstradisi, hampir pasti bahwa saya akan menghabiskan seluruh hidup saya di penjara karena Amerika Serikat ingin menggunakan saya sebagai contoh," kata dia yang dalam salah satu foto terakhir yang dijepret pada saat itu, tampak dalam keadaan baik dan sehat.

 

Namun pengadilan Spanyol menyatakan hukuman maksimum yang akan ditimpakan kepadanya atas penggelapan pajak adalah lima tahun. Di sisi lain, John McAfee juga menyatakan kondisi kesehatannya tidak bagus. Akan tetapi pengadilan memutuskan hal itu tak cukup beralasan.

 

"Bagaimanapun meskipun dia penting secara sosial, ekonomi, maupun area lain, bukan berarti dia kebal hukum," sebut pengadilan mengenai statusnya sebagai pentolan teknologi, seperti dikutip detikINET dari El Pais.

 

Pada saat-saat terakhirnya, McAfee diketahui sedang sendiri di sel penjaranya pada pukul 4 sore. Kemudian pada pukul 6 sore, petugas melihat dirinya sudah gantung diri. Pihak medis penjara langsung membantunya namun nyawa McAfee sudah terlanjur melayang duluan.

 

Otoritas menyebut semua petunjuk mengarah bahwa dia bunuh diri meski masih harus menjalani proses otopsi untuk menentukannya dengan pasti. Pengacara John McAfee, Javier Villalba, menyatakan kematian kliennya mengagetkan istri dan anggota keluarga yang lain. Ia ingin mencaritahu seluk beluk kematian sang juragan antivirus. (rifqiazis/detikInet)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar