Mobile Menu

navigasi

More News

LG mulai hengkang dari Pasar Smartphone pada hari ini

15.19

 


Gawai.co.id- LG yang merupakan perusahaan elektronik raksasa asal KoreaSelatan, resmi mengumumkan penutupan bisnis smartphone mereka pada Senin (5/4/2021)

Hal ini dikarenakan divisi Smartphone mereka terus menerus merugi selama 6 tahun terakhir. Tercatat total kerugian divisi Smartphone LG sekitar US$ 4,5 Miliar atau sekitar Rp 65,3 triliun apabila menggunakan kurs saat ini.

Dengan tutupnya divisi ini membuat LG dapat lebih focus dalam mengembangkan inovasi teknologi mereka yang lain yang mempunyai potensi lebih baik kedepannya. Karena memang untuk pasar Smartphone saat ini memang sanagat ketat dan saling sikut diantara para competitor lainnya.

Ponsel yang sudah beredar dipasar tidak akan ditarik karena penutupan ini dan tetap dijual. Langkah LG ini memang sudah diprediksi oleh beberapa pemerhati teknologi beberapa Bulan kebelakang.

Tidak seperti competitor senegaranya, Samsung, LG belakang ini memang kalah saing. Flagship yang mereka tawarkan penjualannya masih dibawah Samsung dan juga Apple. Sementara untuk HP dengan harga yang lebih terjangkau mereka kalah saing jauh dengan beberapa produsen Smartphone China.

Sebelumnya, LG berharap peruntungan mereka lebih baik dalam tahun 2021 ini. Namun sayang hal itu tidak terlihat akan tercapai.

Pada gelaran CES 2021 yang lalu, LG mengumumkan inovasi teknologi smartphone gulung yang sudah digaungkan bertahun-tahun yang lalu. Saat itu LG memberitahu bahwa perangkat tersebut akan keluat pada tahun ini.

LG sempat menjadi smartphone yang sangat kuat pada tahun 2013 yang lalu, bersaing dengan Samsung dan Apple.

Salah satu yang dikenang dahulu ialah inovasi layar yang bisa di lengkungkan pada pertama kali ditahun 2013 melalui LG G Flex. Kemudian ditahun 2015 LG menghadirkan inovasi lensa ultrawide di LG G5 yang mana menjadi sesuatu yang mainstream untuk smartphone yang keluar 6 tahun setelahnya.

LG menjadi brand Smartphone raksasa yang bisa disandingkan dengan Samsung dan juga Iphone.

Kemudian pasar LG yang besar tersebut perlahan turun. Hal ini disebabkan layanan purna jual seperti update software dna juga ketahanan fisiknya dinilai sangat buruk. Hal ini membuat para kostumer berpaling ke brand yang lain. Juga brand-brand dari China yang mulai masuk dan  meramaikan industry Smartphone. Mereka menawarkan sesuatu yang lebih baik dengan barnag lebih awet. Oleh sebabnya LG mulai kehilangan pamornya.

Untuk produk terakhir yang dirilis LG di pasaran ialah LG Wing. Smartphone dengan inovasi layar yang bisa di slide sehingga memberikan perseperktif potrait dan landscape secara bersama. Di Indonesia Sendiri, LG terakhir merilis LG G7 ThinQ yang menjadi seri terakhir pada tahun 2018 yang lalu. Selepas itu LG mulai hengkang dari Indonesia

Keputusan LG untuk menutup bagian Smartphonenya membuat posisi mereka di pasar Amerika Utara Kosong. Padahal LG memegang 10 persen pangsa kawasan Amerika Utara terbanyak ke tiga setelah Apple dna Samsung. (penulis: Rifqi Azis/ Sumber: cnnindonesia.com)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar