Mobile Menu

navigasi

More News

Telegram siapkan fitur seperti Clubhouse

16.22


 Gawai.co.id - Mulai dari awal tahun ini, public dihebohkan dengan aplikasi clubhouse. Aplikasi media social berbasis suara yang menjadi sangat popular dalam waktu yang singkat. Karena kepopulerannya, beberapa aplikasi social lain di rumorkan akan menambahkan fitur yang ada pada clubhouse untuk bisa dimplementasikan di aplikasi mereka.

Salah satu platform media social yang akan merilis fitur seperti clubhouse ialah Telegram yang kali ini sedang bersiap merilis fitur baru yakni Voice Chats 2.0.

Untuk yang belum mengetahui atau pun belum terbiasa dengan apa itu Clubhouse. Sederhananya aplikasi ini merupakan platform media social berbasis suara. Dimana untuk bisa berkomunikasi pengguna hanya menggunakan suara dan tidak ada teks maupun foto didalamnya. Dalam aplikasi ini terdapat fitur seperti talkshow. Dimana disana ada narasumber, kemudian yang mendengarkan, hingga fitur angkat tangan dan juga tanya jawab. Aplikasi ini mulai naik setelah orang terkenal seperti Elon Musk dan Wisnu Utama menggunakan aplikasi ini.

Telegram dengan konsepnya yang sangat terbuka untuk mendapat pengguna akan dilihat lebih menarik, karena dengan lebih terbukanya suatu platform lebih banyak orang yang bisa diskusi. Tidak seperti clubhouse yang harus mempunya invitation code dahulu sebelum masuk dan juga hanya tersedia di perangkat iOS sehingga menimbulkan kesan ekslusifitas.

Bahkan perusahan media social asal Russia ini menyebutkan bahwa dalam fitur terbarunya, akan menampung hingga jutaan pendengar dalam satu topik diskusi. Sama seperti Clubhouse, nantinya Telegram akan menyediakan ruang diskusi dalam hal apapun tergantung nanti grupnya ingin membahas apa.

Sepertinya tren fitur clubhouse akan semakin banyak diimplementasikan platform media social lain, seperti halnya fitur foto singkat dalam snapchat yang seakrang sudah umum untuk diimplementasikan di media social besar yang lain. Dan untuk clubhouse harus bisa mencari cara agar penggunanya tidak berkurang setelah semua media social bisa mengimplementasikan fitur milik mereka. (Penulis: Rifqi Azis/ Jagat gadget)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar